Sistem budidaya ayam kampung

Melakukan ternak ayam tidak bisa sobat lakukan seperti memelihara hewan peliharaan pada umumnya. Meskipun demikian, ayam kampung memiliki daya tahan yang lebih baik dibandingkan dengan ayam broiler sehingga pada saat merawatnya ayam tersebut tidak akan mudah mati begitu saja. Di vidio ini adalah beberapa sistem budidaya ayam kampung yang bisa sobat coba.

Ternak Sistem Umbaran

Ternak ayam kampung dengan sistem umbaran adalah salah satu sistem ternak yang sangat sederhana dan tidak membutuhkan proses yang rumit. sobat tidak perlu repot-repot untuk membuat kandang dengan ukuran yang besar dan bisa membuat kandang sederhana hanya untuk mencegah gangguan dari tangan orang yang jahil.

Dalam ternak sistem umbaran, ayam akan dilepas ke alam liar mulai dari pagi hari dan ketika menjelang sore, ayam akan digiring kembali untuk masuk ke dalam kandang. Sistem ini sangat cocok apabila sobat tinggal di daerah pedesaan yang terbuka dan memiliki lahan yang luas.

Ternak Sistem Semi Intensif

Ternak dengan sistem semi insentif ini sedikit berbeda dengan sistem umbaran. Pada sistem ini, sobat membutuhkan sebuah pekarangan sehingga ayam hanya akan dilepas pada sebatas pekarangan sobat saja. Kandang yang berupa pekarangan tersebut memiliki alas tanah dan ditumbuhi oleh rerumputan hijau supaya terlihat menarik.

Ternak dengan sistem ini sangat baik untuk dilakukan apabila sobat mempunyai pekarangan yang luas dan bisa dimanfaatkan untuk melakukan ternak tanpa mengganggu situasi dari rumah tinggal sobat. Ternak juga masih bisa berjalan dengan bebas dan mendapatkan makanan tambahan seperti cacing tanah.

Ternak Sistem Intensif

Ternak ayam kampung dengan sistem intensif ini bisa dikatakan lebih menyerupai dengan ternak ayam broiler yang dibuat secara khusus. Ayam biasanya akan memiliki kandang dengan ukuran yang lebih kecil untuk memanfaatkan lahan yang tersedia dengan lebih baik lagi. Ternak ayam dengan sistem ini juga biasanya membutuhkan modal yang besar dan akan menghasilkan perputaran ternak dengan jumlah yang lebih besar lagi.

Jika sobat tertarik dengan budidaya ternak ayam kampung, sobat bisa Mulai membudidayakannya dalam jumlah yang sedikit dulu supaya sobat tidak terlalu rugi apabila terjadi kegagalan. Selamat mencoba. Salam sehat dan sukses slalu.

Smoga artikel ini bermanfaat. salam sehat dan tetap semangat.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai